kembali kepada sebuah hakikat
kembali kepada sebuah hakikat
Aku sadar jiwa itu mempunyai kaki,,
sebelum jiwa ini berlari meninggalkan raga
Masih ada sesuatu dirongga dada yang menahan jiwa untuk pergi,
karena belum tentu kita bertemu dalam satu liang lahat
Pastinya kita bedakan antara Cinta dan Nafsu
Cinta umpama jika kau ini adalah pemegang cawan berisi anggur,dan aku mabuk akan aroma cinta-MU,
sedang nafsu umpama Zulaikha dan teman sejawatnya,melihat keindahan Nabi Yusuf
Tanpa sadar telah memotong jari-jarinya,
yang seharusnya ia gunakan untuk memotong buah,
dan bagaimana wujud dari kekuatan cinta,seperti segelas susu beku yang hendak kau tuang.
Yang mampu mencairkan adalah kasih sayang yang terlahir dari Cinta
![]() |
| Add caption |

Komentar
Posting Komentar