HILANGNYA SEEKOR PUISI DARI KANDANG
HILANGNYA SEEKOR PUISI DARI KANDANG
Sekumpulan puisi sedang berkerumun di padang sabana
Mereka mengunyah rumput ranum hijau
Rumputnya gemuk-gemuk seperti badan mereka
Kunyah-kunyah, hingga klorofilnya lumer dilidah dan mengalir kebibir
Bunyi sendawa dari kerongkongan, menyadarkan mereka
"bukannya beberapa bulan ini kemarau panjang"
Puisi paling gemuk mengembek
Senja mengayuh waktu samapai kebarat
jingga mengetuk peraduan
Sekumpulan puisi beiring masuk kekandang
pengembala yang setengah panik
Puisinya kurang satu ekor, jidatnya panas
Satu ekor puisi mengembek keras di perut sembilan puluh sembilan temannya
Bahwa ia meminta agar tuhan jatuh cinta kepadanya
Merubah dirinya menjadi rumput
Batang 21 February 2018



Komentar
Posting Komentar